Wawasan & Panduan
Panduan praktis tentang penetration testing, keamanan, dan kepatuhan — ditulis oleh para operator kami.
Kepatuhan BSSN & SPBE: Pengujian Keamanan untuk Sistem Pemerintah Indonesia
Sistem elektronik pemerintah (SPBE) diharapkan menjalani asesmen keamanan sesuai tingkat risikonya, dengan BSSN menetapkan standar nasional dan UU PDP melindungi data warga. Panduan ini menjelaskan apa yang dipersyaratkan SPBE dan BSSN, di mana penetration testing berperan, dan bagaimana asesmen yang patuh disampaikan.
Cara Memilih Jasa Penetration Testing: Panduan untuk Pembeli
Di atas kertas, hampir semua jasa pentest menawarkan layanan yang sama, jadi perbedaan sebenarnya tersembunyi di detailnya: apakah mereka menguji secara manual atau sekadar mengganti merek scanner, maukah mereka menunjukkan contoh laporan, apakah retest termasuk, dan bisakah mereka memetakan temuan ke standar yang Anda patuhi? Berikut pertanyaan yang membedakan pentest sungguhan dari sekadar formalitas.
CVSS Dijelaskan: Bagaimana Kami Menilai Tingkat Keparahan Kerentanan
CVSS adalah standar industri terbuka untuk menilai seberapa parah sebuah kerentanan, pada skala 0–10 yang diturunkan dari vector string berisi metrik seperti Attack Vector, Privileges Required, dan dampak terhadap kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan. Begini cara membaca skornya, apa yang diukur versi 3.1 dan 4.0, dan mengapa angka itu titik awal, bukan keseluruhan cerita.
Penetration Testing Active Directory: Dari Foothold ke Domain Admin
Penetration test Active Directory mensimulasikan penyerang yang sudah punya foothold di dalam jaringan Anda dan memetakan jalur menuju Domain Admin — melalui enumerasi, serangan kredensial seperti Kerberoasting, lateral movement, dan eskalasi privilege. Berikut rantai serangan yang kami telusuri, dan miskonfigurasi yang menyerahkan seluruh domain.
Penetration Testing Aplikasi Mobile: iOS & Android, Dijelaskan
Penetration testing aplikasi mobile menguji tiga lapisan — aplikasi di perangkat, penyimpanan data lokalnya, dan API backend yang dihubunginya — terhadap standar OWASP MASVS. Mencakup insecure storage, bypass certificate pinning, reverse engineering, serta permukaan serangan IPC dan deep link. Begini cara kerjanya.
Penetration Testing Aplikasi Web: Apa yang Sebenarnya Diuji
Penetration testing aplikasi web adalah pengujian manual yang dipimpin penyerang, mengikuti OWASP Testing Guide dan memburu OWASP Top 10 — broken access control, injection, kelemahan autentikasi, SSRF, dan penyalahgunaan logika bisnis — lalu membuktikan dampak nyata. Begini cara kerjanya di balik layar.
Biaya Pentest di Indonesia: Apa yang Menentukan Harga?
Biaya pentest paling ditentukan oleh seberapa besar dan kompleks aplikasi yang diuji — bukan tarif tetap. Berikut faktor yang menentukan harga penetration testing di Indonesia dan cara mendapatkan penawaran akurat.
Source Code Review vs Penetration Testing: Mana yang Anda Butuhkan?
Source code review membaca aplikasi Anda dari dalam; penetration testing menyerangnya dari luar. Berikut perbedaan keduanya, apa yang ditemukan masing-masing, dan kapan memakai yang mana — atau keduanya.
Penetration Testing & Kepatuhan di Indonesia: OJK, UU PDP, dan ISO 27001
Di Indonesia, penetration testing semakin diharapkan — dan terkadang secara praktis diwajibkan — oleh regulasi dan standar seperti UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), aturan OJK sektor keuangan, dan ISO 27001. Berikut yang berlaku untuk Anda.
Apa Itu Penetration Testing? Panduan Praktis 2026
Penetration testing adalah simulasi serangan siber resmi terhadap sistem Anda untuk menemukan dan membuktikan celah keamanan yang dapat dieksploitasi sebelum penyerang sungguhan melakukannya. Berikut cara kerjanya.
Jenis-Jenis Penetration Testing: Black-Box vs Grey-Box vs White-Box
Jenis penetration testing didefinisikan dari dua sisi: seberapa banyak akses yang diberikan kepada penguji (black-box, grey-box, white-box) dan apa yang diuji (web, mobile, infrastruktur, Active Directory). Begini cara memilihnya.